Sebagian dari Anda mungkin sudah tahu atau familiar dengan konsep “jam tangan untuk investasi”. Ide pokoknya ialah memiliki jam tangan bukan semata untuk dipergunakan atau dikoleksi, melainkan juga untuk dijual kembali di kemudian hari.

Jam tangan tidak berbeda jauh dengan bentuk investasi lain, seperti rumah, tanah, maupun emas yang harganya cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan, investasi jam tangan pun termasuk dalam kategori investasi barang mewah (luxury goods) yang hasilnya cukup menggiurkan.

Dalam hal ini, jam tangan merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya baru dapat dinikmati beberapa tahun setelah pembelian jam tangan tersebut. Semakin lama dan langka sebuah jam tangan, akan semakin tinggi pula harga yang dapat dibanderol padanya.

Namun, sebelum membeli jam tangan untuk tujuan investasi, ada baiknya Anda memahami ketujuh poin berikut ini.

7 Hal yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Memulai Investasi Jam Tangan

1. Pilih Jam Tangan Mewah 

Jika Anda hendak membeli sebuah jam tangan untuk tujuan investasi, maka jam tangan berstatus mewah (luxury) yang harus Anda pilih. Alasannya sederhana saja, pertama karena jam tangan berharga tinggi akan memberikan Anda keuntungan yang besar. Jika Anda membeli jam tangan Rolex seharga 200 juta Rupiah, maka Anda dapat mengira-ngira untuk mendapat sepersekian kali lipat dari harga beli tersebut.

Sangat mungkin saat dijual kembali 10 atau 20 tahun ke depan, Rolex Anda telah memiliki harga psikologis mencapai 400 juta Rupiah atau dua kali lipatnya. Sangat wow, bukan?

Kedua, jam tangan mewah sangat diminati oleh kolektor jam tangan. Ada banyak merek jam tangan mewah, tetapi yang paling umum dijadikan inestasi ialah Rolex. Rolex ialah pilihan yang aman jika Anda tidak secara spesifik menyasar market tertentu. Anda akan selalu menemukan pecinta atau kolektor Rolex tatkala menjualnya di pasar.

2. Carilah Jam Tangan yang Anda Sukai

Selain memilih jam tangan mewah, Anda juga mesti mempertimbangkan preferensi untuk diri Anda sendiri. Jam tangan yang Anda sukai tentu akan membuat Anda antusias untuk mencari tahu detail-detail mengenai jam tangan tersebut. Hal ini penting supaya ketika Anda menjualnya, Anda sudah memahami betul seluk-beluk dan sejarah jam tangan tersebut, baik sejarah brand atau tipenya, maupun sejarahnya bagi Anda sendiri (sentimental value). Pembeli tentu akan lebih senang membeli barang jam tangan second hand dari seseorang yang memahami seluk-beluk jam daripada yang sekadar menjualnya saja.

Selain itu, memiliki jam tangan untuk tujuan inestasi tidak melulu harus dipajang saja, tetapi juga dapat Anda gunakan untuk aktivitas harian. Ini merupakan keuntungan bagi Anda, sebab selain memeroleh hasil dari penjualan jam tangan Anda nantinya, Anda pun telah puas mengenakannya setiap hari. Namun, perlu diingat bahwa jam tangan tersebut merupakan barang investasi sehingga Anda harus pandai-pandai meraawatnya untuk menjaga nilainya tetap tinggi.

3. Negara Asal Produsen Jam Tangan

Perhartikan pula negara asal pembuat jam tangan tersebut. Sudah bukan rahasia lagi bahwa jam tangan tidak hanya diproduksi dari negara asal produsennya, tetapi juga diproduksi di negara-negara lain. Contoh brand Seiko (Jepang) yang dibuat di Tiongkok. Hal ini tentu memengaruhi nilai jam tangan tersebut di mata konsumen. Pembeli akan cenderung menyukasi jam tangan yang orisinal buatan negara asal ketimbang membeli barang hasil produksi bukan negara asalnya. Hal seperti nyatanya sangat memengaruhi harga sebuah jam tangan. Untuk itu, Anda wajib memahami dari manakah jam tangan itu berasal atau diproduksi.

4. Brand atau Manufaktur

Menyambung poin pertama di atas, Anda juga perlu memperhatikan brand atau manufaktur jam tangan tersebut. Dengan begitu, bukan hanya jam tangan berharga mahal yang Anda cari, melainkan juga yang memiliki popularitas tinggi di mata masyarakat atau pecinta jam tangan.

Jeli dalam memilih merek yang memiliki prestige tinggi merupakan satu keahlian yang wajib dimiliki oleh investor jam tangan. Sebagai dasar pertimbangan, brand Rolex merupakan pilihan yang aman. Namun, gunakan pula pengetahuan dan pengamatan pada trend yang sedang terjadi, sangat mungkin brand Panerai hingga Patek Phillipe menjelma menjadi barang paling dicari di masa mendatang. Who knows?

5. Carilah Jam Tangan dengan Model Spesifik atau Fitur Unik

Jika sekadar membeli jam tangan mewah dengan brand populer, hal ini tidak akan membuat jam tangan tersebut serta merta laku di pasaran. Kolektor jam mencari jam tangan dengan spesifikasi khusus hingga yang berstatus langka (limited). Jam tangan yang dengan mudah dicari di toko-toko jam tidak akan memiliki harga yang tinggi. Namun, jika jam tangan tersebut memiliki spesifikasi yang unik dan produksinya terbatas atau sudah tidak banyak dimiliki orang pada masa kini, maka ia akan memiliki nilai yang sangat tinggi. Jam tangan seperti inilah yang akan sangat diminati di tempat lelang. Para kolektor tidak akan melihat dari harga jam tangan tersebut, tetapi lebih kepada prestige dari jam tangan tersebut.

6. Pilihlah Jam Tangan Mekanik Dibanding Quartz

Memilih tipe jam tangan juga merupakan hal yang tak kalah penting dari brand itu sendiri. Jam tangan yang umumnya laku di pasar lelang ialah jam tangan yang berjenis mekanik (mechanical movement). Hal ini karena jenis jam tangan ini sangat unik dengan mesin jam yang rumit serta dial-nya yang menawan. Untuk itu, jam tangan mekanik lebih cenderung dikenakan oleh pemiliknya sebagai aksesoris dibanding untuk tujuan melihat waktu.

Ada setidaknya dua jenis jam tangan mekenaik, yakni automatic movement dan manual movement. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jika Anda hendak membelinya untuk tujuan investasi, sesuaikan saja dengan minat Anda apakah lebih menyukai automatic atau manual sehingga Anda juga antusias untuk mengenakannya.

7. Perhitungkan Biaya Service

Hal yang sering diabaikan saat membeli jam tangan untuk investasi ialah memperhitungkan biaya service atau maintenance. Jam tangan untuk investasi akan Anda simpan untuk waktu yang lama, untuk itu Anda perlu konsisten dalam melakukan perawatan sehingga kondisi jam tangan Anda tetap terjaga baik. Biaya yang Anda keluarkan selama “masa menyimpan” jam tangan tersebut adalah untuk perawatannya, seperti polish, cleaning, kerusakan mesin, hingga membeli watch winder untuk jam tangan automatic.

Namun, jangan terlalu perhitungan untuk urusan perawatan ini karena biar bagaimanapun jam tangan tersebut juga Anda gunakan sehingga perawatan yang Anda lakukan bukan hanya untuk menyiapkan kondisi terbaik jam tangan untuk calon pembeli melainkan untuk diri Anda sendiri.

Itu tadi ulasan mengenai 7 hal yang wajib Anda ketahui sebelum memulai untuk investasi jam tangan. Sekarang apakah Anda sudah mulai tertarik membeli jam tangan untuk diinvestasikan? Jangan ragu untuk melakukannya mengingat jam tangan memiliki pangsa pasar yang besar dan luas sehingga Anda akan selalu menemukan pembeli jam tangan Anda.

TIK-TOK Watch Repair akan selalu sedia melayani Anda untuk melakukan perawatan jam tangan sehingga investasi Anda pada jam tangan tersebut tidak sia-sia. Kami menerima jam tangan berbagai brand dan tipe, dari Rolex hingga Timex, sehingga Anda tidak perlu khawatir seberapa mewah jam tangan investasi Anda, watchmaker kami akan mampu menanganinya dengan baik.

Leave a comment

Open chat
1
Hi,

You will be connected to TIK-TOK Watch Repair customer service.

Please click the button below to have a direct WhatsApp chat with us.

------------------

Hi,

Anda akan terkoneksi dengan customer support kami dari TIK-TOK Repair

Silahkan gunakan tombol di bawah ini untuk memulai chat.